Penanganan Penyimpangan Perilaku Siswa di Sekolah

Menyikapi tingkah polah siswa disekolah,sering para guru mendapatkan bentuk perilaku yang menyimpang dari mereka. Penyimpangan perilaku bisa berupa penyimpangan yang sifatnya ringan ,seperti bolos sekolah,mengganggu teman saat belajar , seragam tidak lengkap dengan atribut ,tidak mengerjakan PR/tugas atau penyimpangan berat semisal ketahuan pacaran hingga melakukan hubungan secara berlebihan.

 

Umumnya akan memanggil  siswa yang melakukan tindakan menyimpang tersebut  melalui jalur penanganan  wali kelas – BP/Bimbingan dan Penyuluhan – Kepala Sekolah.

Bilamana setelah ada persetujuan siswa dan pernyataan ingin berubah dan mengubah tingkah lakunya yang menyimpang tersebut dapat dibuktikannya dalam penampilan keseharian sesuai perjanjian maka siswa tersebut akan dapat dipertahankan di sekolah tersebut tapi bila dalam kurun waktu percobaan persetujuan ternyata siswa tersebut malah semakin menjadi atau bertingkash yang lebih wah makaada kemungkinan akan dikeluarkan dari sekolah tersebut dan dikembalikan ke Orang Tuanya.

Biasanya Wali Kelas atau BP akan mencoba menelusuri mengapa mereka berperilaku menyimpang dengan mengadakan wawancara. Kemudian mencari tahu juga sudah sejauh mana perilaku menyimpang itu dilakukan. Setelah mendapatkan data-data yang lengkap maka akan diambil sebuah keputusan/tindakan apa yang akan dibebankan kepada siswa tersebut.

 

penyimpangan yang fatal dan tidak ada perubahan dariu siswa itu sendiri maka ada kemungkinan dikeluarkan dari sekolah.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s