Cara Membuat Komik dengan CorelDraw

Page 1

1 | Buletindo Download Gratis Buletin Komputer Terbaru di : http://komputer.buletindo.com

Buletindo

Cara Membuat Komik dengan CorelDraw

Oleh : Putri Wahyuni
Buletin ini membahas berbagai elemen dalam komik. Elemen-elemen yang dimaksud adalah
unsur yang biasanya ada dalam komik. Semua elemen bersifat optional, jadi tidak harus ada.
Anda boleh mengurangi atau bahkan menambahkan, semua tergantung “kreativitas” dan
“improvisasi” Anda.

Tokoh Komik

Dalam komik, penggambaran
tokoh-tokoh harus detail.
Beberapa poin yang perlu
ditegaskan adalah gambaran
fisik tokoh, ciri-ciri psikologis
(misal: emosi, intelegensi)
serta gaya kostum yang
digunakan (misal: casual,
glamor, formal dan lain-lain).
Ketiga poin di atas harus
memiliki keterkaitan karena
akan saling mempengaruhi.
Contohnya, sosok jenius akan
dilengkapi dengan kostum
bergaya formal dan kacamata
tebal (misal tokoh Conan).
Pada elemen ini, terdapat 3 langkah penting yang harus di-
selesaikan, yaitu:
• Membuat sketsa tokoh.
• Melakukan tracing sketsa, baik secara manual atau
menggunakan komputer.
• Mewarnai hasil tracing.
Contoh penggambaran tokoh komik dapat Anda lihat pada
gambar di samping.

Visualisasi Ekspresi

Visualisasi ekspresi adalah bahasa tubuh yang mendiskripsi-
kan emosi pada tokoh. Visualisasi ekspresi terbagi menjadi
dua, yaitu ekspresi wajah dan gerakan jari.

Edisi 045 | Desain Grafis | Senin, 11 Januari 2010

BULETIN KOMPUTER ● Jurnal Pembelajaran Komputer ● www.buletindo.com

2 | Buletindo Download Gratis Buletin Komputer Terbaru di : http://komputer.buletindo.com

BULETIN BEBAS DIGANDAKAN DAN DIDISTRIBUSIKAN KEMBALI UNTUK KEPENTINGAN NON KOMERSIAL

Ekspresi Wajah

Untuk menggambarkan emosi tokoh, Anda
dapat bermain pada mata. Misalnya ekspresi
marah, kesal, mengejek dan lain-lain. Berikut
langkah membuat ekspresi mata:
1. Untuk membuat draft mata, gunakan
tool-tool gambar yang Anda kuasai.
2. Untuk menghasilkan draft yang lebih
hidup, tambahkan garis tebal pada tepi
atas mata. Lalu, buatlah kurva di tepi
atas mata menggunakan Freehand tool.
3. Lanjutkan dengan membuat alis mata
menggunakan efek Powerline/preset
yang sama. Sesuaikan tebal-tipis efek
melalui property bar.
4. Terakhir buat bulu mata. Anda bisa
memakai Freehand tool. Buatlah secara
rapi dan rapat untuk menghasilkan desain
mata yang lebih hidup.
5. Setelah membuat bagian mata secara
lengkap, lakukan group pada objek yang
sudah Anda buat. Lakukan mirror
sehingga menghasilkan gambar seperti di
kanan. Gambar mendiskripsikan mata
dengan pandangan kosong/melamun.
6. Untuk mengubah beberapa ekspresi
mata, gunakan tool-tool yang berfungsi
untuk mengubah node-node pada mata
dan alis seperti pada gambar berikut.
7. Anda juga dapat menggambar visualisasi
ekspresi menggunakan seluruh tubuh
secara bersama-sama. Misal gambar di
bawah menunjukkan tokoh komik dengan
ekspresi terkejut.

Ekspresi Tangan

Selain wajah sebagai bahasa tubuh, Anda bisa
menggunakan tangan untuk menunjukkan
ekspresi. Perhatikan tahapan berikut untuk
membuat visualisasi jari:
1. Pilih Bezier tool untuk membuat sketsa
tangan. Mulailah membuat garis-garis
grafis dengan mendrag mouse, sembari
melengkungkan node-node yang ada.
2. Setelah objek tangan kasar selesai, pilih
Shape tool untuk menghaluskan node-
node. Gunakan dan pilih pembentukan
node yang tersedia pada property bar.
3. Setelah menghaluskan objek tangan,
tambahkan beberapa garis untuk
membentuk objek tangan secara “riil”
menggunakan Bezier atau Freehand tool.
4. Di bagian samping, tambahkan arsiran
bayangan agar objek terlihat tidak kaku.
5. Tambahkan ornamen dan teks untuk
menghasilkan ekspresi tangan.

Cara Membuat Komik dengan CorelDraw | 3
DILARANG MENGUBAH SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI BULETIN TANPA IJIN TERTULIS DARI BULETINDO

Visualisasi Suara

Visualisasi suara di komik ditampilkan dalam
teks yang dibuat menyerupai bunyi keadaan
sebenarnya, misalnya bunyi gendang, letusan
balon, suara orang mengetik dan banyak lagi.
Untuk membuat teks yang memvisualisasikan
keadaan, Anda dapat memakai fasilitas teks
CorelDraw. Berikut contoh untuk men-
deskripsikan si tokoh ingin mengajak pergi.
1. Klik Text tool, arahkan pointer ke area
kerja kemudian klik, maka pointer akan
berubah menjadi bentuk I-beam.
2. Ketik teks ”Pergi” menggunakan jenis
font ”Bookman Old Style”. Kemudian klik
Pick tool untuk mengakhiri penulisan,
hasil teks akan ditandai highlight box.
3. Jika ingin mengeditnya, klik ganda pada
teks, lalu ketik teks yang Anda inginkan.
4. Hasil pada gambar di bawah menunjuk-
kan visualisasi ekspresi yang biasa-biasa
saja (sedang). Anda dapat menambahkan
teks dengan huruf putih serta garis yang
tipis untuk mengesankan visualisasi suara
yang ringan.
5. Anda juga dapat menghadirkan visualisasi
yang keras tapi tidak kasar dengan garis
outline agak tebal, atau nuansa yang
keras dan penuh emosi dengan huruf
kapital dan tebal.
6. Anda juga dapat memberi visualisasi
takut dengan memberi efek getar seperti
pada gambar di bawah.

Visualisasi Waktu

Selain visualisasi suara, dikenal juga
visualisasi waktu. Visualisasi waktu yaitu
penggambaran periode waktu yang dibutuh-
kan dalam cerita komik. Biasanya visualisasi
waktu oleh pengarang komik ditempel di
bagian pojok kiri atas. Contohnya adalah: ”3
tahun yang lalu”, ”Beberapa saat kemudian”
dan lain-lain. Ada pula visualisasi waktu yang
digambarkan dengan hitungan detik, menit
atau jam, misal: 5 jam kemudian, 1 jam yang
lalu, dan lain-lain.

4 | Buletindo Download Gratis Buletin Komputer Terbaru di : http://komputer.buletindo.com

BULETIN BEBAS DIGANDAKAN DAN DIDISTRIBUSIKAN KEMBALI UNTUK KEPENTINGAN NON KOMERSIAL

Skenario Komik

Skenario merupakan ide cerita yang dikembangkan dalam
bentuk panel-panel. Skenario disusun sebelum kita mem-
buat komik. Di bawah contoh sebuah skenario sederhana
yang dapat Anda kembangkan sesuai kemampuan.

Skenario : Night Walker ( 3 halaman)
Ide Cerita : Andiks
Skenario : Irwan
Designer : Avereli
Panel 1 :
Judul cerita di bagian atas.
Suatu malam, di desa Anu, ada penjul sate (Paijo) sedang
menjajakan dagangannya.
Penjual sate melawati kuburan angker.
Ada seekor serigala sedang mengaum.
Panel 2 :
Ada panggilan dari belakang Paijo. ”Mas…Mmas … Beli….Satee…!!!!
Paijo terkejut ada panggilan.
Panel 3 :
Suara semakin terdengar keras.
Mas… Sini… Dong… Hiii…hii..hi..
Panel 4 :
Paijo menengok ke belakang.
Mata Paijo terbelalak.
Si pembeli : Bhhhaaaa..!!!
Panel 5 :
Seorang perempuan sambil tertawa memanggil paijo.
Perempuan tersebut duduk di semak-semak.
Panel 6 :
Perempuan itu mengejar Paijo.
Paijo lari terbirit-birit sambil melempar bakul satenya.
Panel 7 :
Paijo lari terbirit-birit sambil mengatakan eee
copot…copot…copot.
Panel 8 :
Paijo mempunyai ide yaitu melempar perempuan dengan baju
serta celananya.
Si perempuan terkena “barang-barang”nya Paijo.
Panel 9 :
Si perempuan marah dan memanggil temannya untuk mengejar
Paijo.
Paijo merasa menang.
Paijo mengejek sambil mesam-mesem menertawakan perempuan
tersebut.
Panel 10 :
Datanglah teman perempuan itu.
Ternyata bala bantuannya dua orang banci.
Paijo dan banci-banci saling mengejar.
Paijo : Apes…apess…

Selamat berkreasi !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s